Sekilas tentang Kebijakan Cuti Singapura (Time Off Policy) di Talenta

Article author
Learning Center Mekari
  • Diperbarui

Apabila perusahaan Anda berbasis di Singapura, maka sistem secara otomatis menyediakan katalog kebijakan cuti bawaan (default statutory leave) untuk karyawan di dalam perusahaan berbasis di Singapura tersebut. Sehingga, tidak hanya untuk karyawan yang berbasis di Indonesia, Anda juga dapat mengelola kebijakan cuti bagi karyawan di Singapura sesuai dengan regulasi dan ketentuan cuti yang berlaku di negara tersebut. 

A. Kebijakan Cuti Default yang Tidak Dapat Dikustomisasi

Di bawah ini adalah daftar kebijakan cuti bawaan (default) untuk wilayah Singapura yang tidak dapat dikustomisasi dan tidak menggunakan skema pembaruan saldo berkala:

  • Maternity Leave (SG Citizen Child) (Cuti Melahirkan - Anak WN Singapura): Kebijakan cuti melahirkan bagi karyawan yang melahirkan anak warga negara Singapura (durasi 16 minggu).

  • Maternity Leave (Non-SG Citizen Child) (Cuti Melahirkan - Anak Non-WN Singapura): Kebijakan cuti melahirkan standar bagi karyawan yang melahirkan anak yang bukan warga negara Singapura (durasi 12 minggu).

  • Paternity Leave (Cuti Ayah/Pendamping Melahirkan): Kebijakan cuti wajib bagi ayah saat mendampingi kelahiran anak (paternity leave).

  • Shared Parental Leave (Cuti Orang Tua Berbagi): Kebijakan cuti orang tua berbagi yang memungkinkan ayah mengambil sebagian jatah cuti melahirkan dari ibu untuk merawat anak WN Singapura.

  • NS/Reservist Leave (Cuti Wajib Militer/Cadangan): Kebijakan cuti wajib bagi karyawan yang harus memenuhi panggilan dinas militer atau pelatihan cadangan (NS/Reservist call-up), dengan durasi sesuai surat panggilan hingga maksimal 40 hari per tahun kerja.

  • Adoption Leave (Cuti Adopsi): Kebijakan cuti adopsi yang diperuntukkan bagi ibu angkat yang mengadopsi anak WN Singapura berusia di bawah 12 bulan.

Penting
Peraturan kebijakan bawaan (default) di atas membatasi akses tindakan Anda pada fitur View policy details (melihat rincian kebijakan) serta View balance history (memeriksa riwayat sisa saldo cuti karyawan). Oleh karena itu, kebijakan ini tidak dapat dihapus atau dikustomisasi.

B. Kebijakan Cuti Default yang Dapat Dikustomisasi

Di bawah ini adalah daftar kebijakan cuti bawaan (default) untuk wilayah Singapura yang dapat dikustomisasi dan saldonya diperbarui secara berkala oleh sistem:

  • Annual Leave: Hak cuti tahunan berbayar bagi karyawan yang telah bekerja minimal 3 bulan, dengan kuota dasar yang bertambah secara bertahap sesuai masa kerja.

  • Sick Leave: Hak cuti sakit berbayar untuk rawat jalan (Outpatient Sick Leave).

  • Hospitalisation Leave: Hak cuti berbayar saat karyawan harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Dalam ketentuan hukum MOM (Ministry of Manpower), kuota ini mencakup Sick Leave yang telah digunakan, namun pada rilis sistem saat ini saldonya dihitung sebagai saldo mandiri/terpisah.

  • Childcare Leave (SG Citizen Child): Hak cuti perawatan anak berstatus WN Singapura berusia di bawah 7 tahun. Penetapan hak cuti pada sistem akan diberikan secara otomatis berdasarkan jenis kelamin dan negara, tanpa melacak status kewarganegaraan atau usia anak secara spesifik.

  • Childcare Leave (Non-SG Citizen Child): Hak cuti perawatan anak non-Warga Negara Singapura berusia di bawah 7 tahun.

  • Extended Childcare Leave: Hak cuti tambahan perawatan anak Warga Negara Singapura berusia 7–12 tahun.

  • Unpaid Infant Care Leave: Cuti tanpa dibayar (unpaid) untuk perawatan bayi berusia di bawah 2 tahun.

Penting
Peraturan kebijakan di atas dapat Anda kustomisasi menurut kebijakan perusahaan oleh pemegang role Super Admin atau Admin. Pelajari caranya di sini. Sebagai contoh, Anda dapat melakukan beberapa tindakan dengan klik “Actions” seperti View policy details (untuk melihat dan mengubah kebijakan), Set expiration date (untuk menerapkan tanggal kedaluwarsa kebijakan tersebut), Delete time off policy (menghapus kebijakan dengan syarat sudah tidak ada karyawan yang di-assign), dan View balance history (untuk melihat sisa saldo cuti karyawan).

Demikian panduan mengenai cara membuat kebijakan cuti Singapura. Langkah berikutnya, untuk mulai menerapkan kebijakan cuti tersebut kepada karyawan, Anda dapat mempelajari panduan di sini.